HUMAS POLRES SULA — Polres Kepulauan Sula mengikuti pemantauan kegiatan peresmian infrastruktur jembatan dan sumber air bersih secara virtual yang dipimpin Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto dari Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (13/8/2026).
Kegiatan monitoring dilakukan melalui Video Conference (Vicon) bertempat di Ruang Vicon Polres Kepulauan Sula, Desa Fatce, Kecamatan Sanana, mulai pukul 12.00 WIT hingga 13.10 WIT.
Kegiatan tersebut diikuti Wakapolres Kepulauan Sula Kompol Arsad Ali Noh, SH, Kabag Ops AKP Ruslan Lutia, Kabag Ren AKP Hilmi, KBO Polairud IPTU Faisal Pora, KBO Lalu IPDA Liharudin serta para petugas Polres Kepulauan Sula.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Presiden RI Jenderal TNI (Purn.) H.Prabowo Subianto, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., dan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Si.
Kepala Staf Angkatan Darat menjelaskan bahwa pembangunan jembatan modular seperti tipe T-21 dan Bailey menjadi solusi cepat dan aman untuk membuka kembali akses masyarakat yang berada di wilayah terlindungi. Selain itu, program pipanisasi dan TNI Manunggal Air terus digalakkan guna meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat.
Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menyampaikan bahwa pembangunan dan renovasi jembatan serta penyediaan sumber air bersih merupakan bagian dari sinergi TNI-Polri dalam mendukung program kerakyatan. Infrastruktur jembatan yang dibangun di berbagai wilayah turut memperkuat konektivitas dan memperlancar akses masyarakat di 1.314 desa.
Sementara itu, Presiden RI Jenderal TNI (Purn.) H.Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur dasar tersebut bertujuan mengatasi keterisolasian wilayah, memudahkan mobilitas warga, serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Pemerintah juga terus mendorong penyediaan sarana air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden RI meresmikan secara virtual sebanyak 3.395 jembatan hasil sinergi TNI-Polri serta 3.000 titik sumber air bersih TNI AD. Pemerintah menargetkan pembangunan infrastruktur jembatan terus ditingkatkan hingga mencapai 5.000 titik pada akhir tahun 2026.
Polres Kepulauan Sula memastikan kegiatan pemantauan berlangsung aman, tertib dan lancar. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat konektivitas wilayah serta meningkatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan dasar.



