HUMAS POLRES SULA – Masyarakat Kabupaten Kepulauan Sula diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.
Cuaca ekstrem tersebut dapat berupa hujan dengan intensitas tinggi, angin kencang, gelombang tinggi, serta kondisi cuaca yang berpotensi mengganggu aktivitas pelayaran.
Imbauan ini disampaikan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi akibat perubahan kondisi cuaca. Masyarakat diharapkan selalu memantau perkembangan cuaca dan peringatan dini melalui kanal resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Warga Kepulauan Sula, khususnya yang berada di wilayah pesisir, para nelayan, pengguna transportasi laut, serta pengendara kendaraan, diminta untuk lebih berhati-hati saat terjadi hujan lebat maupun angin kencang.
Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk mewaspadai berbagai dampak yang dapat ditimbulkan oleh cuaca ekstrem, seperti pohon tumbang, banjir, tanah longsor, jalan licin, kerusakan bangunan, hingga gangguan aktivitas pelayaran.
Kapolres Kepulauan Sula AKBP Handres, S.H., S.I.K., mengimbau masyarakat agar tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan dan mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk selalu memperhatikan perkembangan cuaca dan mengutamakan keselamatan. Apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan, sebaiknya menunda aktivitas yang berisiko, terutama aktivitas di laut dan perjalanan di wilayah yang rawan bencana,” imbau Kapolres.
Polres Kepulauan Sula juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan kondisi yang dapat membahayakan keselamatan, seperti pohon tumbang, jalan terputus, banjir, maupun gangguan lainnya akibat cuaca ekstrem.
Melalui peningkatan kewaspadaan dan kepedulian bersama, diharapkan masyarakat Kabupaten Kepulauan Sula dapat mengantisipasi berbagai dampak cuaca ekstrem serta senantiasa menjaga keselamatan diri, keluarga, dan lingkungan.



