Jaga Sula – Antisipasi Dampak Cuaca Ekstrem dan ODOL, Kapolres Kepulauan Sula Turun Langsung Tinjau Pelabuhan Feri Fukweu

HUMAS POLRES SULA – Dalam rangka mengantisipasi dampak buruk cuaca ekstrem serta menertibkan kendaraan Over Dimension dan Over Loading (ODOL), Kapolres Kepulauan Sula, AKPB Kodrat Muh Hartanto, S.I.K., memimpin langsung peninjauan operasional di Pelabuhan Feri Desa Fukweu, Kecamatan Sanana Utara, Rabu (25/2/2026) siang.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.30 WIT ini tidak hanya dilakukan di Pelabuhan Feri Fukweu, tetapi juga berlanjut ke Pelabuhan Penyeberangan Desa Bajo.

Kapolres Kepulauan Sula AKBP Kodrat Muh Hartanto S.I.K ,didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Kepulauan Sula, antara lain Kabag Ops AKP Ruslan Lutia, Kasat Polairud AKP Riza Iskandar, S.I.Kom., Kasat Lantas IPDA A.R. Taufik Habsi, S.H., serta pejabat lainnya.

Di Pelabuhan Feri Fukweu, fokus utama pemantauan adalah kondisi operasional pelabuhan dan koordinasi penertiban angkutan yang melanggar ketentuan muatan lebih (Over Loading) dan dimensi melebihi batas (Over Dimension).

Langkah ini diambil untuk memastikan keselamatan pelayaran di tengah potensi cuaca buruk yang dapat membahayakan perjalanan feri.

“Peninjauan ini untuk memastikan kesiapsiagaan pelabuhan menghadapi cuaca ekstrem sekaligus menindak tegas pelanggaran ODOL yang kerap menjadi pemicu kecelakaan lalu lintas dan bisa membahayakan masyarakat” ujar Kapolres di sela-sela kegiatan.

Selanjutnya, rombongan bergerak menuju Desa Bajo. Di lokasi ini, Kapolres dan jajaran memberikan edukasi langsung kepada sejumlah motoris atau pengemudi longboat antar Pulau yang berada di pangkalan setempat. Para pengemudi diingatkan untuk selalu mengutamakan keselamatan dengan mematuhi aturan pelayaran dan tidak memaksakan diri berlayar jika kondisi cuaca tidak memungkinkan.

Kegiatan yang berakhir pada pukul 12.00 WIT tersebut berlangsung dalam situasi yang aman dan kondusif. Kehadiran langsung pimpinan di lapangan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran seluruh pihak, baik pengelola pelabuhan, pengemudi, maupun pengguna jasa feri, untuk bersama-sama menjaga keselamatan dan ketertiban selama masa transisi cuaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *