Jaga Sula – Kapolres Sula Silaturahmi Bersama Tokoh Agama, Bahas Miras dan Kamtibmas

HUMAS POLRES SULA – Kapolres Kepulauan Sula AKBP Handres, S.H., S.I.K. melaksanakan silaturahmi bersama sejumlah tokoh agama Kabupaten Kepulauan Sula dalam rangka memperkuat sinergitas dan komunikasi untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Kamis (1/10/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di kediaman Ketua MUI Kabupaten Kepulauan Sula, Desa Waihama, Kecamatan Sanana, dan turut dihadiri Kabag Ops AKP Ruslan Lutia, Kasat Intelkam IPTU Faisal Pora, Ketua MUI Abdulrahman Kharie, Ketua FKUB Amas Manila, Ketua PCNU Safrudin Sapsuha, Ketua STAI Babussalam Dr. Sahrul Takim, S.Pd.I., M.Pd.I., Wakil Ketua FKUB Pdt. Jeksen Rebut serta perwakilan Pendeta Gereja GPM Kepulauan Sula Silvester Nagara.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolres menyampaikan berbagai langkah yang dilakukan jajaran Polres Kepulauan Sula dalam mencegah dan memberantas peredaran minuman keras (miras) di wilayah hukum Polres Kepulauan Sula. Upaya tersebut dilakukan melalui razia dan pemeriksaan terhadap kapal-kapal yang masuk ke wilayah Kepulauan Sula serta penindakan terhadap pihak yang terlibat dalam peredaran miras.

Kapolres juga mengajak para tokoh agama untuk bersama-sama memberikan edukasi kepada keluarga dan masyarakat mengenai dampak negatif konsumsi miras. Menurutnya, persoalan miras perlu ditangani secara bersama karena dapat berkaitan dengan munculnya berbagai gangguan kamtibmas.

“Pemberantasan miras tidak bisa dilakukan oleh Polri sendiri. Kami mengharapkan dukungan para tokoh agama untuk bersama-sama mengingatkan masyarakat agar menjauhi minuman keras dan menjaga lingkungan masing-masing,” ujar AKBP Handres.

Dalam kesempatan tersebut, para tokoh agama turut menyampaikan sejumlah aspirasi masyarakat, di antaranya terkait penertiban pesta ronggeng yang mengganggu warga, penggunaan sound system dengan volume keras pada kendaraan pick up, serta keberadaan pelajar yang nongkrong dan diduga menggunakan lem Aibon di sekitar kawasan Masjid Raya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Kapolres menyampaikan bahwa jajaran Polres Kepulauan Sula telah melakukan berbagai langkah preventif. Personel diperintahkan meningkatkan patroli di sejumlah lokasi yang menjadi tempat berkumpulnya pelajar maupun lokasi yang rawan digunakan untuk bolos sekolah. Polres juga telah memberikan imbauan kepada pengemudi kendaraan yang menggunakan sound system berlebihan agar tidak mengganggu ketertiban masyarakat, khususnya pada waktu ibadah.

Selain itu, Kapolres menegaskan pentingnya koordinasi antara kepolisian dengan tokoh agama maupun masyarakat apabila akan dilaksanakan kegiatan keagamaan atau kegiatan lainnya yang berpotensi melibatkan banyak orang. Koordinasi tersebut diperlukan agar aspek keamanan dapat dipersiapkan sejak awal.

Perwakilan Pendeta Gereja GPM Kepulauan Sula, Silvester Nagara, menyampaikan apresiasi kepada Polres Kepulauan Sula yang selama ini turut memberikan pengamanan terhadap kegiatan keagamaan.

Kapolres pun berharap komunikasi dan sinergitas dengan para tokoh agama terus terjalin guna menciptakan suasana kehidupan masyarakat yang aman, tertib dan harmonis.

“Polisi tidak dapat bekerja sendiri. Sinergi dengan tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat merupakan bagian penting dalam menjaga kamtibmas. Mari bersama-sama menjaga Kepulauan Sula tetap aman dan kondusif,” tutup AKBP Handres.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *