Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Maluku Utara, Brigjen Pol. Stephen M. Napiun, S.I.K., S.H., M.Hum., menghadiri rangkaian acara peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang digelar di PT Indonesia Weda Bay Industrial Park, Jumat (1/5). Kegiatan ini mengusung tema penguatan sinergi antara pekerja, industri, dan pemerintah untuk mewujudkan lingkungan kerja yang adil, nyaman, dan produktif.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, Presiden Director of Eternal Tsingshan Group, Xiang Bing He, Bupati Halmahera Tengah (Halteng), Ikram Malan Sangaji, M.Si., Bupati Halmahera Timur (Haltim), Ubaid Yakub, serta para manajer dan 690 karyawan terbaik PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) yang menerima penghargaan.
Dalam sambutannya, Gubernur Sherly Tjoanda menegaskan bahwa peringatan Hari Buruh bukan sekadar seremoni, melainkan momentum merefleksikan perjuangan panjang untuk keadilan jam kerja dan upah yang layak.
“Hari buruh bukan hanya tentang buruh, tetapi hak dasar setiap manusia. Pekerja bukan sekadar tenaga produksi, melainkan talenta manusia yang harus dihargai oleh pelaku industri,” ujarnya.
Gubernur juga menyoroti peran strategis pekerja dalam kesuksesan perusahaan. “Tanpa pekerja yang baik, PT. IWIP tidak akan berkembang pesat hingga sebesar sekarang. Karena itu, saya pesan kepada para pekerja agar terus meningkatkan kualitas dan kuantitas diri. Dan kepada pelaku industri, profit bukan segalanya. Perusahaan yang hebat adalah perusahaan yang menghargai pekerjanya,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya keseimbangan antara pekerja dan industri. “Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Pemkab Haltengah bukan hanya sebagai fasilitator dan regulator, tetapi kami menjaga keseimbangan. Kami memahami RKAB (Rencana Kerja dan Anggaran Biaya) para pelaku industri sedang menghadapi tantangan berat di era konflik dan kenaikan harga minyak dunia. Mari kita komitmen menjadikan Maluku Utara tempat kerja yang nyaman, maju dengan hati, suasana kekeluargaan, dan empati,” pungkasnya.
Di akhir sambutan, Gubernur memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Polri dan TNI atas kinerja pengamanan yang menjaga Haltengah sebagai tempat kerja yang kondusif.
Sementara itu, perwakilan manajemen HRD PT. IWIP menyampaikan bahwa perusahaan memberikan penghargaan kepada 690 karyawan terbaik tahun 2026 sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja unggul. “Apresiasi ini mari kita jadikan motivasi untuk terus meningkatkan kinerja ke depan,” ujarnya.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Maluku Utara, Dr. Marwan Poli, SKM., MPII., menyoroti dua isu penting. Pertama, capaian karyawan lokal Maluku Utara di PT. IWIP yang saat ini masih 57 persen. “Kami harap bisa meningkat hingga 70 persen untuk menopang ekonomi daerah,” katanya. Kedua, ia mengingatkan pentingnya menekan angka kecelakaan kerja secara bersama-sama.
Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangaji, menekankan bahwa pemerintah, serikat pekerja, dan karyawan adalah tiga entitas yang tak terpisahkan. “May Day intinya pemerintah menjamin keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan buruh. Peringatan hari buruh yang anarkis jangan sampai terjadi lagi karena bisa membiaskan makna esensial dari hari buruh itu sendiri,” tegasnya.
Wakapolda Maluku Utara, Brigjen Pol. Stephen M. Napiun, S.I.K., S.H., M.Hum., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya peringatan Hari Buruh Internasional secara tertib, aman, dan penuh kebersamaan di kawasan industri PT IWIP.
“Polri hadir bukan sebagai penekan hak-hak buruh, melainkan sebagai pengayom, pelindung, dan pelayan masyarakat termasuk seluruh pekerja dan pelaku industri. Peringatan May Day hari ini membuktikan bahwa dialog dan sinergi yang konstruktif mampu menciptakan suasana kerja yang kondusif tanpa perlu aksi anarkis,” tegasnya.
Wakapolda juga mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas kamtibmas di kawasan industri yang merupakan lokasi strategis nasional. “Polda Maluku Utara dan jajaran berkomitmen penuh untuk mendukung terciptanya iklim investasi yang aman dan nyaman. Kami mengapresiasi manajemen PT IWIP yang terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan dan keselamatan pekerja, serta membuka seluas-luasnya kesempatan bagi tenaga kerja lokal,” ujarnya.
Ia juga mengimbau seluruh pihak, baik pekerja, manajemen, maupun masyarakat sekitar, untuk segera melaporkan potensi gangguan keamanan dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah hubungan industrial.
“Mari kita rawat kondusivitas Maluku Utara, karena daerah yang aman adalah fondasi utama bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan bersama. Polri akan terus hadir mendampingi setiap elemen masyarakat dalam membangun daerah yang maju, berkeadilan, dan humanis,” pungkas Wakapolda.
_Subbid Penmas Bidhumas Polda Maluku Utara, 1 Mei 2026_




