Humas Polres Sula — Dalam rangka mendukung upaya pencegahan tindak kekerasan dan perundungan di lingkungan pendidikan, Unit IV Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Kepulauan Sula melaksanakan kegiatan sosialisasi di SMK Negeri 1 Sanana, Desa Fagudu, Kecamatan Sanana, pada Rabu (22/10).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIT tersebut berlangsung di ruang pertemuan sekolah dan dihadiri oleh para guru serta siswa-siswi dari berbagai SMK se-Kepulauan Sula dan Pulau Taliabu.
Dalam kegiatan ini, personel Unit PPA Polres Kepulauan Sula hadir sebagai narasumber utama dengan membawakan materi berjudul “Pemberian Layanan Pendampingan bagi Satuan Pendidikan untuk Pencegahan Perundungan, Kekerasan, dan Intoleransi di Jenjang SMK se-Kepulauan Sula dan Pulau Taliabu.”
Melalui sosialisasi tersebut, Unit PPA memberikan edukasi dan pemahaman mengenai pentingnya peran sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, ramah anak, serta bebas dari kekerasan dan intoleransi.
“Kami berharap seluruh pihak sekolah dapat menjadi garda terdepan dalam pencegahan kekerasan di lingkungan pendidikan. Anak-anak harus merasa aman, terlindungi, dan dihargai di sekolah,” ujar salah satu personel Unit PPA Polres Kepulauan Sula dalam kegiatan tersebut.
Selain itu, Unit PPA juga menekankan pentingnya sinergi antara pihak sekolah, orang tua, dan aparat penegak hukum dalam melakukan deteksi dini serta memberikan pendampingan bagi peserta didik yang mengalami atau berpotensi mengalami kekerasan.
“Kerja sama lintas sektor sangat dibutuhkan agar setiap kasus kekerasan dapat dicegah sejak dini dan ditangani dengan cepat. Pencegahan adalah langkah terbaik,” tambahnya.
Kegiatan sosialisasi ini mendapat apresiasi positif dari pihak sekolah dan para peserta. Mereka menilai kegiatan semacam ini sangat bermanfaat dalam menambah wawasan serta meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pencegahan kekerasan di lingkungan pendidikan.
“Kami berterima kasih kepada Polres Kepulauan Sula, khususnya Unit PPA, karena telah berbagi ilmu dan pengalaman. Materi yang disampaikan sangat membuka wawasan kami sebagai pendidik,” ungkap salah satu guru SMK Negeri 1 Sanana.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh elemen pendidikan di Kabupaten Kepulauan Sula dan Pulau Taliabu semakin aktif berperan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, harmonis, dan bebas dari kekerasan serta intoleransi.





