HUMAS POLRES SULA — Pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Aglomerasi milik Polres Kepulauan Sula yang berlokasi di Desa Falabisahaya, Kecamatan Mangoli Utara, Kabupaten Kepulauan Sula, saat ini telah mencapai progres sekitar 70 persen.
Pembangunan tersebut merupakan bagian dari dukungan Polres Kepulauan Sula dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Presiden Republik Indonesia.
Kapolres Kepulauan Sula AKBP Kodrat Muh. Hartanto, S.I.K. melalui Kasiwas Polres Kepulauan Sula selaku Koordinator SPPG Aglomerasi, IPDA Liharudin, menyampaikan bahwa SPPG Aglomerasi tersebut ditargetkan mulai beroperasi setelah Lebaran, atau sekitar bulan Maret 2026.
“Untuk tahapan pembangunan saat ini sudah sekitar 70 persen. Peralatan utama seperti kompor, meja stainless, serta alat-alat masak lainnya sudah tersedia,” ujar IPDA Liharudin saat dikonfirmasi pada Senin (26/01/2026).
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa SPPG Aglomerasi Polres Kepulauan Sula nantinya akan melayani sekitar 2.100 penerima manfaat, khususnya para siswa, berdasarkan data penerima yang telah ditetapkan.
Terkait kesiapan sumber daya manusia, IPDA Liharudin menambahkan bahwa personel SPPG Aglomerasi telah lengkap. Sementara itu, untuk petugas dari Badan Pangan Nasional (BPN), surat tugas (DPS) akan diterbitkan setelah SPPG mulai beroperasi.
“Dari BPN terdapat tiga personel, yakni Kepala SPPG (KSPPG), ahli gizi, dan akuntan.
Sedangkan tenaga lainnya berasal dari relawan, seperti juru masak, pengemudi, dan petugas pendukung lainnya,” jelasnya.

Menurutnya, Program Makan Bergizi Gratis merupakan program prioritas nasional yang mendapat dukungan penuh dari Polres Kepulauan Sula. Dukungan tersebut diwujudkan melalui pembangunan dapur SPPG Aglomerasi sebagai bentuk komitmen nyata dalam mendukung pelaksanaan program pemerintah.
“Walaupun Polres Sula awalnya mengusulkan lokasi SPPG berada di Sanana dekat Mapolres, namun karena keterbatasan kuota, lokasi SPPG Aglomerasi akhirnya ditetapkan di Desa Falabisahaya, Kecamatan Mangoli Utara,” pungkasnya.
Sebagai informasi, Kabupaten Kepulauan Sula memiliki 15 titik dapur mandiri (aglomerasi) serta 13 titik dapur 3T. Khusus di Kecamatan Sanana, terdapat 5 titik SPPG, yaitu ,Desa Waipa (1 titik),Desa Mangon (2 titik),Desa Waibau (1 titik), Desa Fogi (1 titik)
Sementara itu, setiap kecamatan lainnya masing-masing memiliki 1 titik SPPG, sehingga total keseluruhan menjadi 15 titik SPPG di wilayah Kabupaten Kepulauan Sula.




