HUMAS POLRES SULA – Personel Polres Kepulauan Sula bersama tim gabungan yang terdiri dari Basarnas Kepulauan Sula, BPBD Kabupaten Kepulauan Sula, Satuan Brimob, Satpol PP Kabupaten Kepulauan Sula, serta unsur Sat Polairud melaksanakan survei dan peninjauan sejumlah lokasi yang dinilai rawan terdampak banjir di wilayah hukum Polres Kepulauan Sula pada Kamis (08/01/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kabag Ops Polres Kepulauan Sula AKP Ruslan Lutia dan diikuti oleh pejabat fungsi operasional Polres Kepulauan Sula serta perwakilan instansi terkait. Peninjauan dilakukan pada beberapa titik bantaran sungai, jembatan, dan kawasan permukiman warga yang berpotensi terdampak luapan air saat intensitas curah hujan meningkat.
Dalam pelaksanaan kegiatan, personel Polres Kepulauan Sula bersama tim gabungan melakukan pemantauan langsung kondisi lingkungan, pengecekan alur sungai, serta evaluasi infrastruktur pendukung seperti bronjong dan talut penahan air. Tim juga berkoordinasi dengan pemerintah desa dan masyarakat setempat sebagai langkah awal mitigasi bencana guna meminimalisir risiko yang dapat ditimbulkan.
Hasil peninjauan tersebut akan menjadi bahan koordinasi lintas instansi, termasuk rencana tindak lanjut berupa pembersihan bantaran sungai serta penguatan kesiapsiagaan personel dan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.

Kapolres Kepulauan Sula AKBP Kodrat Muh. Hartanto, S.I.K., melalui Kabag Ops Polres Kepulauan Sula AKP Ruslan Lutia, menegaskan bahwa kegiatan peninjauan ini merupakan langkah preventif dan bagian dari kesiapsiagaan terpadu lintas sektor.
“Kesiapsiagaan dan sinergi lintas instansi menjadi kunci utama dalam menghadapi potensi bencana alam. Dengan langkah antisipatif yang dilakukan sejak dini, diharapkan risiko dan dampak bencana dapat ditekan serta keselamatan masyarakat dapat terjaga,” ujar AKP Ruslan Lutia.
Melalui sinergi lintas instansi ini, Polres Kepulauan Sula bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen untuk terus memperkuat langkah-langkah pencegahan dan mitigasi bencana demi terciptanya wilayah yang aman dan tangguh.





