HUMAS POLRES SULA — Dalam rangka pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, personel Operasi Kepolisian Terpadu Lilin Kie Raha Tahun 2025 yang bertugas di Pos Terpadu Pelabuhan Laut Sanana terus mengintensifkan pengamanan dan pelayanan kepada masayarakat Selasa, (23/12/25).
Personel pengamanan melaksanakan pengawasan, pengamanan, serta pemeriksaan terhadap kedatangan penumpang KM Permata Obi dari Pelabuhan Ternate.
Dari hasil pengamanan tersebut, tercatat jumlah penumpang sebanyak 580 orang, dengan rincian 262 penumpang turun dan 318 penumpang lanjutan.
Selain pengamanan arus penumpang, personel Pos Terpadu juga melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap penjualan tiket kapal di loket resmi guna memastikan tidak terjadi kenaikan harga.
Berdasarkan hasil pemantauan, harga tiket KM Permata Obi masih dalam kondisi normal, yakni rute Sanana–Ternate sebesar Rp370.000 dan Sanana–Ambon sebesar Rp330.000.
Kapolres Kepulauan Sula AKBP Kodrat Muh. Hartanto, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Kepulauan Sula IPDA Jaya Afandi M. Soumena, S.H., menegaskan bahwa pengamanan di Pos Terpadu Pelabuhan Laut Sanana difokuskan pada aspek keselamatan, ketertiban, dan pelayanan kepada masyarakat.
“Personel kami disiagakan untuk memastikan arus penumpang berjalan tertib, aman, serta tidak terjadi praktik yang merugikan masyarakat, termasuk kenaikan harga tiket.

Polri hadir untuk memberikan kepastian keamanan selama momentum Natal dan Tahun Baru,” tegas Kapolres.
Selama pelaksanaan tugas, personel Pos Terpadu melaksanakan pengamanan dengan pemberian imbauan kamtibmas kepada penumpang dan masyarakat di sekitar area pelabuhan.
Secara umum, situasi di Pos Terpadu Pelabuhan Laut Sanana dan sekitarnya terpantau aman, lancar, dan kondusif. Polres Kepulauan Sula berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik demi terciptanya rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru.




