HUMAS POLRES SULA — Dalam rangka memperkuat pembinaan masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama bulan suci Ramadhan, Dai Kamtibmas Polres Kepulauan Sula Brigpol Junaidi Lale melaksanakan kegiatan kultum usai Sholat Dzuhur berjamaah di Mushola Al-Hasan, Desa Wai Ipa, Kecamatan Sanana, Kamis (26/02/2026).
Kegiatan yang berlangsung pada pukul 13.20 WIT tersebut dihadiri oleh jamaah setempat dan menjadi bagian dari upaya Sat Binmas Polres Kepulauan Sula dalam menyampaikan pesan keagamaan yang selaras dengan imbauan kamtibmas kepada masyarakat.
Dalam tausiyahnya, Dai Kamtibmas menyampaikan keutamaan serta keberkahan ibadah di bulan suci Ramadhan sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan, memperbaiki akhlak, serta mempererat kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

Selain menyampaikan pesan religius, Brigpol Junaidi Lale juga mengingatkan para jamaah agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya yang menggunakan sepeda motor. Imbauan tersebut disampaikan mengingat meningkatnya kejadian kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak di bawah umur dalam beberapa waktu terakhir.
Ia turut mengimbau masyarakat agar tidak merayakan hari kemenangan dengan mengonsumsi minuman keras, karena selain bertentangan dengan norma agama dan hukum, juga dapat merugikan diri sendiri serta berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas di lingkungan masyarakat.
Di akhir kultum, Dai Kamtibmas mengajak seluruh jamaah untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman, damai, dan sejuk selama bulan suci Ramadhan.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan berupa air mineral sebanyak 10 karton kepada pengurus Mushola Al-Hasan yang diserahkan langsung oleh Dai Kamtibmas bersama personel Sat Binmas Polres Kepulauan Sula.

Kegiatan berlangsung dengan lancar, penuh kekhusyukan, serta mendapat respons positif dari masyarakat setempat.
Melalui kegiatan Dai Kamtibmas ini, diharapkan pesan keagamaan dan imbauan kamtibmas dapat tersampaikan secara humanis kepada masyarakat, sehingga tercipta situasi yang aman, tertib, dan kondusif, serta masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan penuh ketenangan dan keberkahan.




