HUMAS POLRES SULA – Polres Kepulauan Sula melaksanakan rapat koordinasi lintas instansi dalam rangka mengantisipasi maraknya pembalakan liar dan aktivitas tambang ilegal di wilayah Kabupaten Kepulauan Sula. Senin, (22/12/25) pukul 09.50 WIT, bertempat di Ruang Vicon Polres Kepulauan Sula, Desa Fatcey, Kecamatan Sanana.
Rapat dipimpin oleh Wakapolres Kepulauan Sula dan dihadiri oleh unsur TNI, Polri, Pemerintah Daerah, serta instansi terkait. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan koordinasi lintas sektor dalam upaya pencegahan dampak lingkungan serta potensi bencana akibat pembalakan liar dan penambangan ilegal.
Wakapolres Kepulauan Sula KOMPOL Arsad Ali Noh S.H menegaskan pentingnya kerja sama seluruh stakeholder dalam menghadapi permasalahan tersebut.
“Rapat koordinasi ini merupakan langkah bersama untuk memperkuat sinergi lintas instansi dalam mengantisipasi pembalakan liar dan penambangan ilegal yang berpotensi menimbulkan bencana di wilayah Kabupaten Kepulauan Sula,” ujarnya.
Selain itu, dalam rapat disepakati sejumlah langkah antisipatif, antara lain pembentukan posko siaga bencana, penyiapan personel gabungan, penyediaan sarana dan prasarana pendukung, serta rencana penertiban terhadap aktivitas pembalakan liar dan tambang ilegal.

Polres Kepulauan Sula juga telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Kepulauan Sula terkait penyiapan posko siaga bencana.
Kegiatan rapat koordinasi berakhir dalam keadaan aman serta kondusif. Diharapkan melalui koordinasi lintas sektor ini, potensi gangguan kamtibmas dan bencana alam di wilayah Kabupaten Kepulauan Sula dapat dicegah sejak dini.




